Senin, 13 Oktober 2014

Tugas 1

PENGERTIAN , CIRI-CIRI , UNSUR , DAN TEORI ORGANISASI





A. Pengertian Organisasi


Pengertian Organisasi adalah suatu alat atau wadah bagi banyak orang untuk menciptakan suatu kesepakatan bersama antar satu pihak dengan pihak lainnya . Organisasi juga sering kita temui di sekitar kita , contohnya adalah di keluarga kita sendiri , tanpa kita sadari hampir setiap hari kita berorganisasi di keluarga kita sendiri , misalnya sedang ada suatu masalah dan kita saling merundingkannya dengan keluarga kita untuk mencari jalan keluar yang baik . Berikut adalah pendapat pendapat dari para ahli tentang pengertian organisasi :

  • Menurut Drs. Malayu S.P Hasibuan: organisasi ialah suatu sistem perserikatan formal, berstruktur dan terkoordinasi dari sekelompok yang bekerja sama dalam mencapai tujuan tertentu. Organisasi hanya merupakan alat dan wadah saja. 
  • Menurut Prof. Dr. Mr Pradjudi Armosudiro: organisasi adalah struktur pembagian kerja dan struktur tata hubungan kerja antara sekelompok orang pemegang posisi yang bekerjasama secara tertentu untuk bersama-sama mencapai tujuan tertentu. 
  • Menurut James D Mooney: Organization is the form of every human, association for the assignment of common purpose atau organisasi adalah setiap bentuk kerjasama untuk pencapaian suatu tujuan bersama. 
  • Menurut Chester L Bernard: Organisasi adalah system kerjasama antara dua orang atau lebih, yang sama-sama memiliki visi dan misi yang sama. 
  • Menurut Paul Preston & Thomas Zimmerer: Organisasi adalah sekumpulan orang-orang yang disusun dalam kelompok-kelompok, yang bekerjasama untuk mencapai tujuan bersama.  
  • Menurut Stoner: organisasi adalah suatu pola hubungan-hubungan yang melalui mana orang-orang di bawah pengarahan atasan mengejar tujuan bersama. 
  • Menurut James D. Mooney: organisasi adalah bentuk setiap perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama. 
  • Menurut Chester I. Bernard: organisasi adalah merupakan suatu sistem aktivitas kerja sama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih. 
  • Menurut Stephen P. Robbins: Organisasi adalah kesatuan (entity) sosial yang dikoordinasikan secara sadar, dengan sebuah batasan yang relatif dapat diidentifikasi, yang bekerja atas dasar yang relatif terus menerus untuk mencapai suatu tujuan bersama atau sekelompok tujuan. 
  • Menurut Prof Dr. Sondang P. Siagian: organisasi ialah setiap bentuk persekutuan antara dua  orang atau lebih yang bekerja bersama serta secara formal terikat dalam rangka pencapaian suatu tujuan yang telah ditentukan dalam ikatan yang mana terdapat seseorang / beberapa orang yang disebut atasan dan seorang/sekelompok orang yang disebut dengan bawahan.  




B. Ciri - Ciri Organisasi 

Organisasi Mempunyai Tujuan dan Sasaran Utama Untuk Dicapai Bersama-sama
Artinya, organisasi diciptakan tidak untuk kepentingan sendiri, tetapi untuk kepentingan bersama anggota.
- See more at: http://bangbiw.com/ciri-ciri-unsur-dan-teori-organisasi/#sthash.DuP5UA4e.dpuf


Organisasi Mempunyai Tujuan dan Sasaran Utama Untuk Dicapai Bersama-sama
Artinya, organisasi diciptakan tidak untuk kepentingan sendiri, tetapi untuk kepentingan bersama anggota.
Organisasi Mempunyai Aturan
Artinya, Setiap organisasi mempunyai aturan, aturan tersebut harus ditaati oleh setiap anggota, tujuan aturan tersebut dibuat yaitu supaya organisasi terkendali dan teroganisir.

Organisasi Termanajemen
Seperti pada artikel sebelumnya yaitu Pengertian Tentang Organisasi, Manajemen dan Tata Kerja, untuk mencapai tujuan maka diperlukan kerja team.
Organisasi terkoordinasi
Mengkoordinasi tugas merupakan salah satu tugas manager atau pimpinan, pimpinan yang baik yaitu pimpinan yang mengajarkan anggotanya sebelum memberikan perintah untuk dikerjakan, beda dengan ‘bos’ yang hanya terima beres.



C. Unsur - unsur Organisasi

  Secara sederhana organisasi memiliki tiga unsur, yaitu ada orang, ada kerjasama, dan ada tujuan bersama. Tiga unsur organisasi itu tidak berdiri sendiri-sendiri, akan tetapi saling kait atau saling berhubungan sehingga merupakan suatu kesatuan yang utuh. Adapun unsur-unsur organisasi secara terperinci adalah :
1. Man
Man (orang-orang), dalam kehidupan organisasi atau ketatalembagaan sering disebut dengan istilah pegawai atau personnel. Pegawai atau personnel terdiri dari semua anggota atau warga organisasi, yang menurut fungsi dan tingkatannya terdiri dari unsur pimpinan (administrator) sebagai unsur pimpinan tertinggi dalam organisasi, para manajer yang memimpin suatu unit satuan kerja sesuai dengan fungsinya masing-masing dan para pekerja (nonmanagement/workers). Semua itu secara bersama-sama merupakan kekuatan manusiawi (man power) organisasi.
2. Kerjasama
Kerjasama merupakan suatu perbuatan bantu-membantu akan suatu perbuatan yang dilakukan secara bersama-sama untuk mencapai tujuan bersama. Oleh karena itu, semua anggota atau semua warga yang menurut tingkatan-tingkatannya dibedakan menjadi administrator, manajer, dan pekerja (workers), secara bersama-sama merupakan kekuatan manusiawi (man power) organisasi.
3. Tujuan Bersama
Tujuan merupakan arah atau sasaran yang dicapai. Tujuan menggambarkan tentang apa yang akan dicapai atau yang diharapkan. Tujuan merupakan titik akhir tentang apa yang harus dikerjakan. Tujuan juga menggambarkan tentang apa yang harus dicapai melalui prosedur, program, pola (network), kebijaksanaan (policy), strategi, anggaran (budgeting), dan peraturan-peraturan (regulation) yang telah ditetapkan.
4. Peralatan (Equipment)
Unsur yang keempat adalah peralatan atau equipment yang terdiri dari semua sarana, berupa materi, mesin-mesin, uang, dan barang modal lainnya (tanah, gedung/bangunan/kantor).



D. Teori Organisasi


 
Teori Organisasi adalah suatu teori yang mempelajari kinerja dalam sebuah organisasi, berikut adalah teori organisasi menurut para ahli :

1. sondang siagian (1997:26) 
cenderung menelaah orgnisasi dari sudut pandang yang berbeda yaitu organisasi ditelaah dengan pendekatan structural dan organisasi ditelaah dari sudut pandang keprilakuan
2. PFIFFNER dan SHERWOOD
 Organisasi sebagai suatu pola dari cara-cara dalam mana sejumlah orang yang saling berhubungan, bertemu muka, secara intim dan terkait dalam suatu tugas yang bersifat kompleks, berhubungan satu dengan yang lainnya secara sadar, menetapkan dan mencapai tujuan yang telah ditetapkan semula secara sistematis
3. MATTHIAS AROEF Suatu organisasi terjadi apabila sekelompok orang bekerja bersama sama untuk mencapai tujuannya
5. ALLEN 
Organisasi adalah suatu proses identifikasi dan pembentukan serta pengelompokan kerja, mendefinisikan dan mendelegasikan wewenang maupun tanggung jawab dan menetapkan hubungan - hubungan dengan maksud untuk memungkinkan orang-orang bekerjasama secara efektif dalam menuju tujuan yang ditetapkan.
6. BAKKE
Organisasi merupakan sebuah sistem yang kontinue dari penggunaan, pemindahan aktivitas-aktivitas manusia yang dibebankan dan dikoordinasikan, sehingga membentuk suatu kumpulan tertentu yang terdiri dari manusia, material, kapital, gagasan, dan sumber daya alam ke dalam suatu keseluruhan pemecahan persoalan




E. Pengalaman Organisasi


Pengalaman berorganisasi saya dimulai sejak saya duduk di bangku SMP . Pada saat kelas 1 SMP saya sudah menjadi anggota dari OSIS di SMP saya , pada saat saya menjadi anggota sangat banayak pelajaran yang bisa di dapat , salah satunya bisa mengemukakan pendapat dengan bebas tanpa ada batas dan bisa menyelesaikan tiap masalah bersama sama sampai selesai .




Sumber :  http://www.pengertianahli.com/2013/08/pengertian-organisasi-menurut-para-ahli.html
                 http://bangbiw.com/ciri-ciri-unsur-dan-teori-organisasi/
                 http://www.slideshare.net
 


Organisasi Mempunyai Tujuan dan Sasaran Utama Untuk Dicapai Bersama-sama
Artinya, organisasi diciptakan tidak untuk kepentingan sendiri, tetapi untuk kepentingan bersama anggota.
Organisasi Mempunyai Aturan
Setiap organisasi mempunyai aturan, aturan tersebut harus ditaati oleh setiap anggota, tujuan aturan tersebut dibuat yaitu supaya organisasi terkendali dan teroganisir.
Organisasi Termanajemen
Seperti pada artikel sebelumnya yaitu Pengertian Tentang Organisasi, Manajemen dan Tata Kerja, untuk mencapai tujuan maka diperlukan kerja team.
Organisasi terkoordinasi
Mengkoordinasi tugas merupakan salah satu tugas manager atau pimpinan, pimpinan yang baik yaitu pimpinan yang mengajarkan anggotanya sebelum memberikan perintah untuk dikerjakan, beda dengan ‘bos’ yang hanya terima beres.
- See more at: http://bangbiw.com/ciri-ciri-unsur-dan-teori-organisasi/#sthash.DuP5UA4e.dpuf
Organisasi Mempunyai Tujuan dan Sasaran Utama Untuk Dicapai Bersama-sama
Artinya, organisasi diciptakan tidak untuk kepentingan sendiri, tetapi untuk kepentingan bersama anggota.
Organisasi Mempunyai Aturan
Setiap organisasi mempunyai aturan, aturan tersebut harus ditaati oleh setiap anggota, tujuan aturan tersebut dibuat yaitu supaya organisasi terkendali dan teroganisir.
Organisasi Termanajemen
Seperti pada artikel sebelumnya yaitu Pengertian Tentang Organisasi, Manajemen dan Tata Kerja, untuk mencapai tujuan maka diperlukan kerja team.
Organisasi terkoordinasi
Mengkoordinasi tugas merupakan salah satu tugas manager atau pimpinan, pimpinan yang baik yaitu pimpinan yang mengajarkan anggotanya sebelum memberikan perintah untuk dikerjakan, beda dengan ‘bos’ yang hanya terima beres.
- See more at: http://bangbiw.com/ciri-ciri-unsur-dan-teori-organisasi/#sthash.DuP5UA4e.dpuf
Organisasi Mempunyai Tujuan dan Sasaran Utama Untuk Dicapai Bersama-sama
Artinya, organisasi diciptakan tidak untuk kepentingan sendiri, tetapi untuk kepentingan bersama anggota.
Organisasi Mempunyai Aturan
Setiap organisasi mempunyai aturan, aturan tersebut harus ditaati oleh setiap anggota, tujuan aturan tersebut dibuat yaitu supaya organisasi terkendali dan teroganisir.
Organisasi Termanajemen
Seperti pada artikel sebelumnya yaitu Pengertian Tentang Organisasi, Manajemen dan Tata Kerja, untuk mencapai tujuan maka diperlukan kerja team.
Organisasi terkoordinasi
Mengkoordinasi tugas merupakan salah satu tugas manager atau pimpinan, pimpinan yang baik yaitu pimpinan yang mengajarkan anggotanya sebelum memberikan perintah untuk dikerjakan, beda dengan ‘bos’ yang hanya terima beres.
- See more at: http://bangbiw.com/ciri-ciri-unsur-dan-teori-organisasi/#sthash.DuP5UA4e.dpuf

Rabu, 18 Juni 2014

Manusia dan Pandangan Hidup

A. Pengertian Pandangan Hidup



     Kita tau bahwa tiap manusia itu mempunyai pandangan hidupnya masing-masing . Tujuan dari pandangan hidup itu adalah untuk menentukan masa depan dalam hidup kita . Pandangan hidup bisa diartikan sebagai pertimbangan untuk masa depan kita nantinya atau bisa juga dijadikan sebagai pedoman dalam hidup kita kedepan . Pandangan hidup itu terbagi menjadi 3 aspek , yaitu :

1. Pandangan hidup yang berasal dari agama yaitu pandangan yang mutlak kebenarannya. Contohnya yaitu pandangan hidup dari kitab suci al-quran yang sudah jelas kebenarannya .

2. Pandangan hidup yang berupa idiologi yang disesuaikan dengan kebudayaan dan norma yang terdapat pada negara tersebut. Contohnya yaitu adat istiadat yang masih dipertahankan dari jaman nenek moyangnya.

3. Pandangan  hidup  hasil  renungan  yaitu  pandangan  hidup  yang  relatif kebenarannya. Contohnya yaitu berdasarkan pengalaman masa lalu.




B. Cita-Cita



     Cita-cita adalah suatu harapan atau keinginan seseorang yang ingin dicapai dimasa depan nantinya . Baik keinginan, harapan, maupun tujuan merupakan apa yang mau diperoleh seseorang pada masa mendatang . Tentunya untuk mendapatkan cita-cita yang diinginkan itu tidak instant . Pasti butuh perjuangan yang sangat ekstra .Cita-cita dapat diukur dari 3 faktor , yaitu

1 . Faktor manusia
maksud dari faktor manusia ini adalah karena tidak ada keinginan yang kuat untuk meraih cita-citanya , bisa dibilang perjuangannya itu tidak maksimal .
2 . Faktor kondisi
maksud dari faktor kondisi adalah suatu keadaan yang tidak memungkinkan untuk meraih cita-citanya , contohnya orang tersebut ingin menjadi pemain bola tetapi karena mendapatkan musibah kecelakaan yang mengharuskan kakinya diamputasi jadinya orang tersebut tidak bisa memenuhi cita-citanya
3 . Faktor tingginya suatu cita-cita
maksud dari faktor ini yaitu keinginan seseorang yang terlalu muluk tetapi secara faktor manusia dan kondisi itu tidak memungkinkan .




C. Kebajikan



     Kebajikan atau kebaikan atau perbuatan yang mendatangkan kebaikan pada hakekatnya sama dengan perbuatan moral, perbuatan yang sesuai dengan norma-norma agama dan etika.
Makna dari kebajikan Manusia berbuat baik, karena menurut kodratnya manusia itu baik, mahluk bermoral. Atas dorongan suara hatinya manusia cenderung berbuat baik
Manusia adalah seorang pribadi yang utuh yang terdiri atas jiwa dan badan.
Manusia merupakan mahluk sosial: manusia hidup bermasyarakat, manusia saling membutuhkan, saling menolong, saling menghargai sesama anggota masyarakat. Sebaliknya pula saling mencurigai, saling membenci, saling merugikan, dan sebagainya.
Sebagai mahluk pribadi, manusia dapat menentukan sendiri apa yang baik dan apa yang buruk. Baik buruk itu ditentukan oleh suara hati. Suara hati adalah semacam bisikan di dalam hati yang mendesak seseorang, untuk menimbang dan menentukan baik buruknya suatu perbuatan, tindakan atau tingkah laku.



D. Usaha / Perjuangan



     Usaha / Perjuangan bisa diartikan sebagai keinginan keras atau kerja keras seseorang untuk meraih cita-citanya . Karena kita tau bahwa dengan usaha atau perjuangan yang sangat keras dan maksimal itu akan mendatangkan hasil yang maksimal juga begitupun sebaliknya jika kita hanya berjuang setengah-tengah .Kerja keras bukan berarti hanya menggunakan tenaga tetapi menggunakan pikiran/otak juga agar seimbang antara tenaga dan pikiran . Tetapi kerja keras itu juga ada batasnya untuk seseorang yang secara tenaga atau pikirannya tidak memungkinkan . Contohnya keterbatasan pikiran yaitu kurangnya keterampilan yang dimiliki orang tersebut , begitupun dengan tenaga , jika orang tersebut memiliki penyakit yang sangat membahayakan dirinya jika terlalu over dalam melakukan sesuatu .



E. Keyakinan / Kepercayaan



     Keyakinan adalah suatu sikap yang ditunjukkan oleh manusia saat ia merasa cukup tahu dan menyimpulkan bahwa dirinya telah mencapai kebenaran. Karena keyakinan merupakan suatu sikap yang timbul dari diri kita sendiri . Sedangkan kepercayaan adalah suatu keadaan diri pada saat seseorang menganggap suatu sesuatu itu benar adanya.



F. Langkah - langkah berpandangan hidup yang baik



     Manusia pasti mempunyai pandangan hidup walau bagaimanapun bentuknya. Bagaimana kita memeperlakukan pandangan hidup itu tergantung pada orang yang bersangkutan. Ada yang memperlakukan pandangan hidup itu sebagai sarana mencapai tujuan dan ada pula yang memperlakukaan sebagai penimbul kesejahteraan, ketentraman dan sebagainya.
pandangan hidup sebagai sarana mencapai tujuan dan cita-cita dengan baik. Adapun langkah-langkah itu sebagai berikut :
  1. Mengenal
  2. Mengerti
  3. Menghayati
  4. Meyakini
  5. Mengabdi


G. Kesimpulan



     Sebagai manusia yang mempunyai tujuan hidup yang baik kita harus meraih hal tersebut dengan cara bersungguh - sungguh . Karena dengan kita bersungguh - sungguh pasti kita akan mendapatkan hal yang kita inginkan . Pastinya dengan cara bekerja keras dan berdoa kita bisa meraih semua hal yang kita inginkan .





Sumber :  Buku Gunadarma BAB 8 Manusia dan Pandangan Hidup

Jumat, 13 Juni 2014

Manusia Dan Keadilan Bab VII IBD

Bali Tolak Reklamasi



A. Pengertian Keadilan



      Istilah keadilan (iustitia) berasal dari kata "adil" yang berarti tidak berat sebelah, tidak memihak, berpihak kepada yang benar, sepatutnya, tidak sewenang-wenang. Dari beberapa definisi dapat disimpulkan bahwa pengertian keadilan adalah semua hal yang berkenan dengan sikap dan tindakan dalam hubungan antarmanusia, keadilan berisi sebuah tuntutan agar orang memperlakukan sesamanya sesuai dengan hak dan kewajibannya, perlakukan tersebut tidak pandang bulu atau pilih kasih melainkan, semua orang diperlakukan sama sesuai dengan hak dan kewajibannya .
     Keadilan juga dapat diartikan yaitu sebuah tindakan yang didasari oleh kesamaan derajat maupun kesetimbangan . Baik dari sebuah pertimbangan maupun tindakan . itu semua harus berjalan secara seimbang jika ingin keadilan itu ada .




 B. Keadilan Sosial


      Makna dari keadilan sosial yaitu pemerataan sikap dan tindakan yang harus seimbang didapatkan oleh masyarakat luas , tidak hanya satu pihak tertentu yang mendapatkan keadilan sosial tersebut . Tentunya banyak aspek dalam keadilan sosial ini yang harus terpenuhi , contohnya itu ialah pemerataan kesehatan di setiap daerah , tidak seharusnya daerah daerah terpencil atau di pelosok itu terpinggirkan dari daerah daerah yang lebih maju , biar bagaimanapun keadilan sosial itu harus dijunjung tinggi dan itu adalah hak bagi setiap individu .
     Pemerataan lapangan kerja juga seharusnya lebih diperhatikan lagi , banyak orang berbondong bondong datang ke kota besar untuk mendapatkan pekerjaan , dari situ kita bisa menarik kesimpulan bahwa kurangnya pemerataan perkejaan di daerah daerah terpencil . Jika pemerataan itu sudah terjadi dan terealisasikan pastinya masyarakat di wilayah terpencil itu akan lebih memilih tetap di wilayahnya .




C. Macam - macam Keadilan



     Kita tau keadilan itu terbagi dari beberapa aspek , yaitu :
  • Keadilan Komutatif (Iustitia Commutativa): Keadilan komutatif adalah keadilan yang memberikan kepada masing-masing orang apa yang menjadi bagiannya, di mana yang diutamakan adalah objek tertentu yang merupakan hak dari seseorang. Keadilan komutatif berkenaan dengan hubungan antarorang/antarindividu. Di sini ditekankan agar prestasi sama nilainya dengan kontra prestasi.
  • Keadilan Distributif (Iustitia Distributiva): Keadilan distributif adalah keadilan yang memberikan kepada masing-masing orang apa yang menjadi haknya, di mana yang menjadi subjek hak adalah individu, sedangkan subjek kewajiban adalah masyarakat. Keadilan distributif berkenaan dengan hubungan antara individu dan masyarakat/negara. Di sini yang ditekankan bukan asas kesamaan/kesetaraan (prestasi sama dengan kontra prestasi). Melainkan, yang ditekankan adalah asas proporsionalitas atau kesebandingan berdasarkan kecakapan, jasa, atau kebutuhan. Keadilan jenis ini berkenaan dengan benda kemasyarakatan seperti jabatan, barang, kehormatan, kebebasan, dan hak-hak.
  • Keadilan legal (Iustitia Legalis): Keadilan legal adalah keadilan berdasarkan undang-undang. Yang menjadi objek dari keadilan legal adalah tata masyarakat. Tata masyarakat itu dilindungi oleh undang-undang. Tujuan keadilan legal adalah terwujudnya kebaikan bersama (bonum commune). Keadilan legal terwujud ketika warga masyarakat melaksanakan undang-undang, dan penguasa pun setia melaksanakan undang-undang itu.
  • Keadilan Vindikatif (Iustitia Vindicativa): Keadilan vindikatif adalah keadilan yang memberikan kepada masing-masing orang hukuman atau denda sebanding dengan pelanggaran atau kejahatan yang dilakukannya. Setiap warga masyarakat berkewajiban untuk turut serta dalam mewujudkan tujuan hidup bermasyarakat, yaitu kedamaian, dan kesejahteraan bersama. Apabila seseorang berusaha mewujudkannya, maka ia bersikap adil. Tetapi sebaliknya, bila orang justru mempersulit atau menghalangi terwujudnya tujuan bersama tersebut, maka ia patut menerima sanksi sebanding dengan pelanggaran atau kejahatan yang dilakukannya.
  • Keadilan Kreatif (Iustitia Creativa): Keadilan kreatif adalah keadilan yang memberikan kepada masing-masing orang bagiannya, yaitu berupa kebebasan untuk mencipta sesuai dengan kreativitas yang dimilikinya. Keadilan ini memberikan kebebasan kepada setiap orang untuk mengungkapkan kreativitasnya di berbagai bidang kehidupan.
  • Keadilan Protektif (Iustitia Protectiva): Keadilan protektif adalah keadilan yang memberikan proteksi atau perlindungan kepada pribadi-pribadi. Dalam masyarakat, keamanan dan kehidupan pribadi-pribadi warga masyarakat wajib dilindungi  dari tindak sewenang-wenang pihak lain. Menurut Montesquieu, untuk mewujudkan keadilan protektif diperlukan adanya tiga hal, yaitu: tujuan sosial yang harus diwujudkan bersama, jaminan terhadap hak asasi manusia, dan konsistensi negara dalam mewujudkan kesejahteraan umum.


D. Kejujuran



     Makna dari kejujuran itu sendiri adalah suatu perkataan atau perbuatan yang benar adanya atau fakta tanpa ada yang di kurangi dan di lebih-lebih kan . Kejujuran juga bisa didasari oleh suatu kronologi atau data yang benar adanya . Contohnya yaitu seperti kronologi dibawah ini tentang wilayah bali yang menolak reklamasi di teluk benoa yang ada di bali selatan .


12 September 2012:

MOU antara TWBI dan UNUD terkait kajian kelayakan dengan dalih Tri Dharma Perguruan Tinggi.

18 September 2012:

TWBI mengajukan surat permohonan kepada UNUD untuk pembuatan kajian kelayakan dan AMDAL.

1 Oktober 2012:

Penandatanganan surat perjanjian kerjasama antara PT TWBI dan LPPM UNUD untuk pembuatan kajian kelayakan.

5 November 2012:

PT. TWBI mengajukan surat permohonan audiensi kepada Gubernur Bali dengan nomor 009/TWBI/L/XI/2012.

12 November 2012:

LPPM UNUD melakukan presentasi pertama dokumen studi kelayakan di BAPPEDA Bali.

14 Desember 2012:

LPPM UNUD melakukan presentasi kedua dokumen studi kelayakan di BAPPEDA Bali.

20 Desember 2012:

DPRD Bali menerbitkan rekomendasi untuk tindak lanjut kajian kelayakan oleh LPPM UNUD dengan nomor 660.1/142781/DPRD. Rekomendasi inilah yang menjadi dasar dikeluarkannya SK 2138/02-C/HK/2012.

26 Desember 2012:

Gubernur Bali menerbitkan SK 2138/02-C/HK/2012 tentang Izin dan Hak Pemanfaatan, Pengembangan dan Pengelolaan Wilayah Perairan Teluk Benoa. Tidak ada publikasi apapun mengenai hal ini.

1 Januari 2013:

Setelah penerbitan SK I tsb, mulai santer diberitakan di beberapa portal berita bisnis bahwa sebuah konsorsium multinasional akan membangun sirkuit F1 di Teluk Benoa

3 Juli 2013:

Kementerian Kelautan dan Perikanan mengesahkan Peraturan Menteri dengan nomor 17/PERMEN-KP/2013 yang mengizinkan reklamasi di zona konservasi non inti. Tidak ada publikasi apapun mengenai hal ini.

3 Agustus 2013:

Presentasi oleh tim LPPM UNUD dalam dialog terbuka di kantor Gubernur. Dalam dialog ini Gubernur menyatakan tidak akan ngotot mempertahankan rencana reklamasi jika hasil studi kelayakan menyatakan tidak layak.

12 Agustus 2013:

DPRD Bali menerbitkan rekomendasi bernomor 900/2569/DPRD kepada Gubernur Bali untuk meninjau ulang dan/atau Pencabutan SK Gubernur Bali nomor 2138/02-C/HK/2012.

16 Agustus 2013:

Gubernur Bali mencabut SK 2138/02-C/HK/2012, namun menerbitkan SK 1727/01-B/HK/2013 tentang Izin Studi Kelayakan Rencana Pemanfaatan, Pengembangan dan Pengelolaan Wilayah Perairan Teluk Benoa dan mendorong supaya kajian kelayakan sebagai bagian dari usaha reklamasi diteruskan.

19 Agustus 2013:

Draft laporan final studi kelayakan oleh LPPM UNUD yang menyatakan reklamasi Teluk Benoa layak bersyarat.

20 Agustus 2013:

Rapat koordinasi tim pengulas studi kelayakan oleh LPPM UNUD, hasilnya: reklamasi tidak layak.

23 Agustus 2013:

ForBALI melaporkan Gubernur Bali dan DPRD ke Ombudsman atas dugaan maladministrasi atas keluarnya SK Reklamasi Teluk Benoa.
Laporan ForBALI Ombudsman

2 September 2013:

Rapat senat UNUD di kampus Bukit; reklamasi Teluk Benoa dinyatakan tidak layak. Namun di hari yang sama, beberapa portal berita bisnis merilis berita bahwa reklamasi Teluk Benoa dinyatakan layak bersyarat dan dapat diteruskan.

9 September 2013:

ForBALI mengirimkan surat kepada Rektor UNUD, mendesak supaya Rektor UNUD melarang akademisinya terlibat dalam studi kelayakan reklamasi Teluk Benoa. Rektor UNUD menolak dengan dalih melibatkan diri adalah hak pribadi masing-masing akademisi.

18 September 2013

Denpasar Lawyers Club dan Aliansi Jurnalis Independen Bali mengadakan diskusi publik “Menyoal Pro-Kontra SK Reklamasi Jilid 2”. Dalam diskusi ini perwakilan LPPM UNUD menegaskan lagi bahwa hasil studi kelayakan tidak layak, Pemprov bersikukuh SK Jilid II bukan SK Reklamasi, dan ForBali mengupas modus-modus SK Jilid II.

20 September 2013:

Prof. Ketut Satriyawan, ketua LPPM UNUD menegaskan kembali bahwa reklamasi Teluk Benoa tidak layak.

30 September 2013:

UNUD kembali menyatakan hasil studi kelayakan reklamasi Teluk Benoa tidak layak. Rapat Sabha Desa Pekraman Tanjung Benoa juga menyatakan menolak seluruh rencana dan/atau kegiatan reklamasi di kawasan perairan Teluk Benoa. Surat penolakan tertanggal 30 September 2013 yang dikeluarkan dari rapat tsb telah dikirimkan ke DPRD dan Gubernur.

3 Oktober 2013:

DPD RI menyatakan akan memanggil Gubernur Bali terkait dugaan pelanggaran UU dalam rencana reklamasi Teluk Benoa. Akan dihadirkan juga  Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Kehutanan, Kementerian Perhubungan, dan Menko Perekonomian

18 Oktober 2013:

Warga Tanjung Benoa kembali menegaskan sikapnya menolak reklamasi Teluk Benoa dalam aksinya di depan kantor Gubernur Bali.




E. Kecurangan



     Makna dari kecurangan itu adalah suatu perkataan atau tindakan yang diucapkan maupun dilakukan tidak secara fakta atau tidak benar adanya , hal yang membuat orang berbuat curang biasanya karena ingin menang sendiri tanpa mengedepankan aspek kejujuran itu sendiri . Contohnya dalam kasus Bali tolak reklamasi ini , alasan warga bali menolak adanya pembangunan yang tidak mementingkan nasib alam kedepannya dan hanya memikirkan pihak pihak terkait saja .
     Jika teluk benoa di bali selatan benar-benar di reklamasi , pastinya tidak akan adanya kesimbangan terhadap alam  , mungkin saja bila reklamasi itu terjadi teluk benoa akan berubah menjadi suatu tempat yang sangat indah dan modern pembangunannya , tapi diluar dari itu semua dampak kedepannya itu akan sangat buruk , karena biar bagaimanapun juga teluk benoa adalah wilayah konservasi yang harus dijaga dan dilestarikan bukan untuk di reklamasi hanya demi kepentingan isi dompet penguasa.




F. Kesimpulan



     Biar bagaimanapun keadilan itu harus ditegakan setinggi-tingginya , karena keadilan itu adalah hak tiap individu yang harus diperjuangkan , dalam hal ini masyarakat bali sangat memperjuangkan daerahnya agar tidak di reklamasi dan warga bali pun sedang berjuang untuk mencari keadilan tersebut yang sudah diambil oleh pihak pihak serakah.




G. Saran



     Pemerintah setempat ataupun pusat seharusnya mendukung usaha warga bali untuk menolak reklamasi di teluk benoa , karna biarbagaimanapun juga teluk benoa itu sebagai tempat mata pencarian warga sekitar , jika teluk itu di reklamasi siapa yang mau bertanggung jawab dengan kelangsungan hidup warga sekitar yang tempat mata pencariannya dirusak oleh penguasa.





Sumber : http://www.pengertianahli.com/2014/01/pengertian-keadilan-apa-itu-keadilan.html
                http://www.forbali.org/kronologi-2/







    

Rabu, 30 April 2014

Manusia dan Penderitaan

A. PENDERITAAN
             

              

   Penderitaan berasal dari kata derita. Kata derita berasal dari bahasa sansekerta dhra yang artinya menahan atau menanggung . Dalam hidup ini kita pasti pernah mengalami penderitaan , karena kita tau hidup itu ga selalu berjalan mulus dan tidak selalu kita berada diatas . Kadang kala kita akan merasakan penderitaan tanpa terduga . contohnya seperti penderitaan yang diberikan oleh allah swt , entah itu derita sakit ataupun kehilangan seseorang yang penting dalam hidup kita (meninggal).
   Disini saya akan menceritakan tentang penderitaan yang dialami oleh seorang atlet sepakbola yang menderita penyakit kanker yaitu eric abidal . Pemain sepakbola satu ini berasal dari Prancis dan bermain sepakbola untuk kesebelasan fc barcelona , pemain sepakbola ini di diagnosis terkena penyakit kanker pada tahun 2011 yang menyebabkan eric abidal harus beristirahat panjang dari sepakbola .
   Selama enam tahun pemain satu ini melawan penyakit yang dideritanya . Akhirnya pemain ini melakukan operasi untuk menyembuhkan penyakit yang dideritanya . Setelah beberapa bulan berlalu pasca operasi , eric abidal kembali berlatih di barcelona walaupun tim dokter yang merawat eric abidal belum menyatakan eric abidal sembuh total . Eric abidal masih harus istirahat panjang untuk kesembuhannya .







B. SIKSAAN

              

   Siksaan terbagi menjadi dua , yaitu ada siksaan secara jasmani maupun siksaan secara rohani . kisah eric abidal ini termasuk dalam siksaan jasmani dan rohani , siksan jasmaninya yaitu dia harus melawan penyakit yang sedang di deritanya sedangkan rohani nya adalah tekanan dalam dirinya yang mengharuskan dia tetap ingin bermain sepakbola walaupun dia sedang menderita penyakit yang sewaktu-waktu bisa mengancam nyawanya .



C. KELAKUAN MENTAL

                 

    Kita tau bahwa kelakuan mental itu kata lain dari penderitaan batin dalam lmu psikologi . Eric abidal dalam hal ini adalah salah seorang yang kuat dalam menghadapi penyakit yang dideritanya , walaupun dia sedang menderita penyakit yang berbahaya tetapi dia teteap semangat menjalani hari - hari nya bahkan dia tidak pernah takut akan kematian . karena dia tau bahwa kematian itu akan terjadi kepada siapapun dan kapanpun .



D. PENDERITAAN DAN PERJUANGAN

               

    Seperti yang sudah saya jelaskan diatas , bahwa penderitaan itu akan datang datang dalam hidup kita kapanpun tanpa terduga sama sekali , tetapi kembali lagi ke diri kita masing-masing dalam menghadapi penderitaan tersebut apakah kita mau berjuang ataupun hanya meratapi penderitaan yang sedang kita alami saja tanpa mau berjuang untuk keluar dari penderitaan tersebut . 
     Dalam hal ini eric abidal termasuk orang yang mau berjuang akan penyakit yang dideritaya . Walaupun dia sedang menderita penyakit bahaya tetapi dia masih punya semangat untuk berjuang melawan penyakit itu . Dia tetap meneruskan karir sepakbola nya tanpa takut dengan resiko yang sewaktu - waktu akan menimpanya .



E.PENDERITAN , MEDIA MASSA , DAN SENIMAN

                    

     Dalam hidup ini kita pasti pernah mengalami penderitaan , karena kita tau hidup itu ga selalu berjalan mulus dan tidak selalu kita berada diatas . Media massa adalah alat yang paling cepat dan akurat untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat luas . Dengan begitu masyarakat menjadi tau informasi terupdate dan bisa mengambil sikap yang harus dilakukan, tetapi dalam hal ini seniman berperan dalam  penyampaian informasi seperti



F. PENDERITAAN DAN SEBABNYA

                   

      Penderitaan yang menimpa mahkluk hidup kita ketahui ada dua , yaitu karena penyakit atau azab dari tuhan dan karena ulah manusia itu sendiri . Dalam hal ini eric abidal mendapat penderitaan karena penyakit , Tetapi eric abidal terus semangat dalam menjalani hari - hari nya walaupun sedang menderita penyakit kanker .



G. PENGARUH PENDERITAAN

                   

   

       Pastinya pengaruh dari penderitaan yang dialami pasti ada , entah itu pengaruh positif maupun negatif . Tergantung dari individu itu sendiri mempunyai mental yang kuat atau tidak dalam menjalani penderitaannya . Tetapi dalam hal ini eric abial mempunyai pengaruh yang positif karena penderitaan yang dialaminya menambah semangat nya dia untuk melawan penderitaannya . Dia tidak pernah takut akan kematian justru dia ingin membuktikan walaupun dia sedang menderita penyakit kanker yang mengharuskannya beristirahat panjang dari dunia sepakbola tetapi eric abidal terus berkarir menjadi atlet sepakbola. Bahkan sampai sekarang eric abidal masih menjadi pemain disalah satu club sepakbola yaitu as monaco.






Sumber : http://www.fcbarcelona.web.id/tag/eric-abidal